Mengapa Parpol Tak Siapkan Kader untuk Pilpres

Mengapa Parpol Tak Siapkan Kader untuk Pilpres – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, partai politik memang tak sungguh-sungguh mengkader calon pemimpin di level nasional. Hal itu dikatakan Ujang menanggapi hasil sejumlah survey capres yang cenderung monoton.

Ujang menegaskan, parpol juga tak menjalankan kaderisasinya dengan baik. Terbukti, hasil survey capres berkutat di nama-nama seperti Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau tokoh parpol seperti Sandiaga S Uno.

“Jadi tak aneh dan tak heran, jika yang muncul di survei nama-nama lama dan kepala daerah yang tak berpartai. Partai politik sudah dikuasai oleh oligarki. Yang muncul itu-itu lagi,” katanya, Sabtu (31/10/2020).

Di sisi lain, partai-partai lain juga telah hilang roh kaderisasinya dan minim kader yang bagus, sehingga tak muncul dalam benak publik yang direpresentasikan dalam sebuah survei dikutip forbes.

Ia melihat, figur atau tokoh publik yang dirilis survei masih didominasi dari PDI Perjuangan yang dinilai tinggi lantaran masih mendapatkan limpahan elektoral dari Presiden Jokowi. Dan, hal ini masih perlu diuji berdasarkan penilaian publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi.

“Partai-partai lain belum siap dan belum sanggup menyiapkan kadernya untuk bisa menjadi capres atau cawapres. Sehingga yang muncul dalam survei itu lagi itu lagi,” pungkas dia.